IMG_20150204_133535Majenang – Sekolah Tinggi Agama Islam Sufyan Tsauri (STAIS) Majenang, Rabu (4/2) melepaskan sebanyak 80 mahasiswa KKN angkatan IV di 4 Kabupaten/kota. 80 Mahasiswa tersebut terdiri atas 56 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam dan 24 mahasiswa dari Program Studi Ekonomi Syari’ah. Selama kurang lebih satu bulan ke depan rencananya mereka akan mengabdikan diri kepada masyarakat di empat Kabupaten/kota.

Kepala pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Mahmudin menjelaskan, 4 Kabupaten/kota yang menjadi tempat KKN STAIS Majenang adalah Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan. “ada empat kabupaten/kota yang menjadi tempat KKN mahasiswa STAIS Majenang”. Ungkap Mahmudin.

Dalam pelaksanaannya, program KKN ke IV STAIS Majenang akan berbasis intergasi. Yakni memadukan program-program KKN reguler dari kampus dengan program pengabdian untuk desa vokasi. Program ini dilaksanakan atas kerja sama STAIS Majenang dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Hal tersebut diharapan, mampu menjadi pendorong dalam pengembangan potensi yang dimiliki di setiap masing-masing desa.

“dalam pelaksanaan KKN STAIS Majenang tahun ini, akan menggali potensi desa berbasis keunggulan lokal” lajut Mahmudin.

Dari empat wilayah kabupaten/kota tersebut, terdapat 8 desa/kelurahan yang menjadi lokasi KKN. Kabupaten Cilacap meliputi Desa Bener Kecamatan Majenang dan Tinggarjaya Kecamatan Sidareja. Kabupaten/Kota Pekalongan meliputi Desa Degayu, Kargon dan Kauman Kota Pekalongan, dan Desa Karangsari Kecamatan Karanganyar, Pekalongan. Sedangkan di Kabupaten Brebes meliputi Desa Karangsari, Kecamatan Bulakamba dan Desa Pruwatan Kecamatan Buniayu, Tambah Mahmudin.

Komentar