Majenang – Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) STAI Sufyan Tsauri Majenang menggelar pemilihan presiden mahasiswa dan wakil presiden mahasiswa, Sabtu (06/10/2018).

Ketua KPU Mahasiswa STAIS Majenang, Wawan Setiawan mengatakan pemilihan tersebut merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih Presiden dan wakil presiden Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Sekolah Tinggi yang membawahi seluruh mahasiswa yang ada di STAIS Majenang. “ini salah satu kesempatan untuk mahasiswa STAIS Majenang untuk belajar berdemokrasi”. Uangkap wawan.

Wawan menandaskan, presiden dan wakil presiden serta DPM terpilih diharapkan mampu menyambungkan aspirasi mahasiswa kepada pihak kampus. Selain itu, presiden dan DPM diharapkan dapat ikut mempromosikan kampus STAIS Majenang kepada pihak luar.

“Kampus ini juga adalah miniatur negara. Di sini kita juga belajar mengutarakan pendapat yang nanti dikoordinasi oleh jajaran presiden dan DPM,” tukas Wawan.

Dalam pemilihan presiden dan wakil presiden kali ini, ada tiga pasangan calon (paslon) yang bertarung. Yaitu paslon I Cahyo (mahsiswa Ekonomi dan Bisnis Islam) berpasangan dengan Sartam (mahsiswa Ekonomi dan Bisnis Islam),  Sementara lawannya, paslon nomor II, adalah Faisal (mahsiswa Ekonomi dan Bisnis Islam)  berpasangan dengan  Eti nginayati (mahsiswa Ekonomi dan Bisnis Islam), paslon III adalah Ades (mahsiswa Ekonomi dan Bisnis Islam) berpasangan dengan Iqbal satria (mahsiswa Ekonomi dan Bisnis Islam). sementara paslon DPM ada dua yakni Galih berpasangan dengan Niam dan Ema berpasangan dengan Zamzam.

Hasil penghitungan suara, paslon nomor I Cahyo-Sartan mendapatkan 140 suara, unggul dari dua pasangan lawan. Sementara paslon nomor II Faisal-Eti mendapatkan 60 suara dan Paslon nomor III Ades-Iqbal mendapatkan 66 suara. sementara paslon DPM terpilih adalah Galih-Niam dengan perolehan suara 188, mengalahkan Ema-Zamzam dengan perolehan suara 61 suara.

Komentar