Majenang – Sekolah Tinggi Agama Islam Sufyan Tsauri (STAIS) Majenang melaksanakan wisuda ke VI. Wisuda tahun ini diikuti oleh 78 mahasiswa yang terbagi menjadi dua Program Studi, yakni Pendidikan Agama Islam sebanyak 49 mahasiswa dan Ekonomi Syari’ah 29 mahasiswa. Wisuda tersebut dilaksanakan di halaman Kamus STAIS Majenang, (Sabtu 29 Desember 2018).

Fauziyah (PAI), Lilis Nurngaeni Syarofah (EBI) menjadi mahasiswa lulusan terbaik dari masing-masing Prodi. Masing-masing Faoziyah mendapatkan IPK 3,52, sementara Lilis Nurngaeni Syarofah lulus dengan IPK 3,58.

Ketua Yayasan K.H. Sufyan Tsauri Majenang, H. Masyhud, M.Ag berpesan kepada para lulusan agar menjadi lulusan yang mandiri. Bahkan diharapkan para lulusan bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri di bidangnya masing-masing.

‎”Jangan terlalu fokus mencari pekerjaan, carilah peluang menjadi entepreneur sejati. Namun untuk mempermudah membuka usaha disesuaikan dengan bidang keahlian yang dimiliki. Bisa dari bangku kuliah atau bidang yang telah dikuasai secara otodidak atau bisa juga dari hobi,” kata Masyhud dalam sambutannya saat pelaksanaan wisuda.

Para lulusan pun lanjut Masyhud perlu tetap menjaga silaturahmi antar sesama. Karena bisa saja ke depan dari hasil silaturahmi ini didapatkan komunitas-komunitas yang bisa bekerja sama membantu satu sama lain. Baik dalam masalah bisnis atau jaringan-jaringan untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

“Jangan sampai hubungan pertemanan yang terjalin selama beberapa tahun hilang begitu saja setelah lulus. Padahal selama masa perkuliahan, suka duka dijalani bersama-sama yang pastinya menimbulkan kenangan manis sesama mahasiswa,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan salah satu dosen di STAIS Majenang, Doddy Afandi Firdaus, M.Si. Menurut dosen yang sekaligus menjadi Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan ini, para lulusan harus mampu mengembangkan diri dengan selalu belajar hal-hal baru setiap harinya.

“Pendidikan Agama Islam dan Ekonomi dan Bisnis Islam merupakan masa depan kemajuan bangsa. Khususnya Bangsa Indonesia, karena hal tersebut dipastikan bisa menjadi solusi alternatif dalam menghadapi tantangan zaman” ungkapnya.

Selain itu para lulusan STAIS Majenang pun diharuskan mampu mengamalkan ilmu yang telah dipelajarinya di kampus tercinta. Karena dengan ilmu tersebut dipastikan lahir generasi-generasi milenial yang cerdas, tangguh dan amanah.

Komentar