Majenang _ Seiring dengan dikeluarkannya kebijakan dari Menteri Pendidikan & Kebudayaan, Nadiem Makariem, dan untuk mempersiapkan sistem pembelajaran Medeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sufyan Tsauri  dipelopori oleh P2MP menggelar workshop Merdeka Kampus Merdeka pada Sabtu (28 November 2020) bertempat di aula lantai 2 Hotel Borobudur, dengan Narasumber Dr. Suyadi, M.Pd.I (Ketua Program Studi PAI Pascasarjana UAD Yogyakarta). Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Tetua I Bidang Akademik, Wakil Ketua 3 Bidang Kemahasiswaan,  Kepala Pengembangan dan Penjaminan MutuPendidikan, Kaprodi dan Dosen di lingkungan STAI Sufyan Tsauri Majenang .

Kegiatan ini diawali dengan penyampaian oleh Kepala P2MP, dalam sambutannya Frendi Fermando menyampaikan bahwa dalam kondisi pandemik seperti sekarang ini STAI Sufyan Tsauri Majenang selalu berusaha untuk bisa menjalankan berbagai kegiatan yang bermanfaat dengan tujuan peningkatan Pendidikan yang ada, khususnya pada peningkatan perkembangan terkait dengan kurikulum yang baru dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudanaan (Kemendikibud) terkait dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

“kita selalu berusaha menjalankan berbagai kegiatan akademik, tentunya tetap memperhatikan protokoler kesehatan”. Ujar Frendi.

Sementara itu Wakil Ketua I Bidang Akademik H. Masngudi,  dalam sambutan  sekaligus membuka acara tersebut kegiatan Workshop MBNKM tersebut berharap setelah mengikuti kegiatan ini STAIS akan semakin maju dan berkembang. Selain itu wakil ketua I juga kegiatan ini di lakukan sebagaimana sesuai dengan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bahwa MBKM esensinya memberikan kebebasan belajar dari berbagai birokratisasi di mana Dosen dibebaskan dari birokrasi yang berbelit, dan juga Mahasiswa diberikan kebebasan dalam mengambil bidang kajian dan materi yang sesuai dan diinginkan. Selain itu Wakil Ketua I juga sampaikan kegiatan Workshop MBKM tersebut sangat penting untuk dilaksanakan sebagai langkah untuk menyikapi kebijakan tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) juga harus dicermati bagaimana Implementasi pada kurikulum pembelajaran yang ada. (day/red).

Komentar