SAMSUNG CAMERA PICTURESMajenang, Sebanyak 18 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN Integrasi) Angkatan V STAI Sufyan Tsauri Majenang Tahun 2015/2016 secara resmi telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Pekalongan. Acara serah terima mahasiswa KKN Integrasi ini berlangsung di Ruang Kalijaga Kantor Ristekin Kota Pekalongan (Kamis (03/12).

Mahasiswa KKN Integrasi ini rencananya akan melaksanakan KKN Integrasi selama satu bulan (03 Desember hingga 07 Januari 2016). Tujuan dari KKN Integrasi ini adalah mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang berharga melalui keterlibatan secara langsung dengan masyarakat agar dapat menemukan, merumuskan, memecahkan dan menanggulangi permasalahan yang ada di wilayah Kota Pekalongan.
Ketua STAIS yang dalam hal ini diwakili Ketua Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat (P3M) STAIS Fathurohim, mengatakan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkot Pekalongan dan seluruh jajarannya yang telah memberikan kesempatan kepada STAIS untuk melaksanakan KKN Integrasi di wilayah Kota Pekalongan. “Kedepannya KKN Integrasi ini akan ada evaluasi dan kajian sehingga kegiatan seperti ini kompetisinya makin maju,”tuturnya.
Lebih lanjut Fathurohim memaparkan, program KKN Integrasi ini sangat penting dan setiap mahasiswa harus mempunyai inovasi dan kreativitas dalam program KKN Integrasi. “Apa yang di peroleh di lapangan semoga bisa bermanfaat dan kita implementasikan ketika kita berada di masyarakat dan tetap mengingat KKN Integrasi karena kegiatan ini adalah salah satu fenomena yang sangat berarti dikemudian hari, pesan Fathurohim.
Sementara itu, Walikota Pekalongan yang dalam kesempatan kali ini di wakili oleh sekertaris daerah Kota Pekalongan Drs. Dwi Ari Putranto, M.Si, menjelaskan sosok mahasiswa di masyarakat harus serba bisa sehingga dapat memecahkan segala permasalahan yang terjadi di masyarakat. Mahasiswa KKN Integrasi diberi permasalahan karena objek dari KKN Integrasi itu di kota atau ditengah masyarakat.
“Untuk program KKN Integrasi tetap dipertahankan dan ditingkatkan, karena agenda seperti ini merupakan bentuk partisipasi dan dukungan untuk memajukan suatu desa. Baik Pemkot Pekalongan, maupun pemerintah kecamatan atau desa terus memfasilitasi dan mendukung kegiatan-kegiatan seperti KKN Integrasi ini,”tegasnya.

Komentar